Politik Praktis

Apakah anda bosan mendengar berita politik di Indonesia? Pasti tidak kan karena sepertinya berita inilah yang selalu hangat. Lain denngan saya, saya sudah dua bulan lebih tidak mencermati berita politik di Indonesia, itu karenasaya sudah terlalu muak dengan sikap para politisi yang selalu memikirkan kepentingan diri dan kelompoknya. Tulisan di blog sayapun sudah 2 bulan lebih tidak menulis tentang politik, semenjak postingan terahir yang waktu itu masuk posting pilihan Saya Tidak Berani Menuduh, Tapi Curiga boleh kan?. Semenjak itu apalagi menulis, membaca berita politikpun saya emoh. Saya buka orang yang anti politik sebenarnya, bahkan saya adalah orang yang pernah terjun langsung ke dunia politik praktis sejak masih muda, walaupun bukan politisi yang berhasil, karena menurut seorang kawan orang macam saya tak akan sukses jadi politisi, karena saya adalah orang yang terlalu apa adanya. Umur 22 tahun saya sudah terjun ke dunia politik, bahkan saya pernah di calonkan jadi anggota DPRD sebanyak tiga kali di masa orde baru, tentu saja saya tidak masuk karena partai yang menjadi kendaraan politik saya adalah PDI, yaitu partai musuh sekaligus patner pemerintah pada masa itu, karena itu pula saya sering di tuduh PKI . Lagi pula terjunnya saya ke dunia politik praktis waktu itu bukan karena ingin jadi anggota DPRD, tapi menuruti naluri pemberontakan saya, karena kalau tujuan utamanya ingin jadi anggota DPRD sayapasti akan memilih gabung di golkar daripada PDI yang waktu itu masih partai “suram”. Di ranah politik praktis lokal sekarangpun saya sebenarnya tidak terlalu kuper-kuper amat, karena banyak teman saya yang jadi anggota DPRD, baik tingkat kabupaten maupun provinsi, bahkan dua orang teman terdekat saya adalah Sekretaris partai Golkar tingkat 2 di dua daerah berbeda dalam satu provinsi. sampai sekarang kami masih sering jalan bareng, diskusi dan saling mengunjungi.begitu juga di partai lain banyak teman saya bertebaran jadi pengurus. Berita-berita politik lokal dari yang umum sampai yang sensitif masih bisa saya dapatkan dari teman-teman saya, banyak teman politisi tidak bisa menghalangi kejenuhan dan ke enekan saya terhadp gonjang ganjing politik nasional.Dua bulan terahir ini telinga saya agak adem setelah memutuskan tidak membaca dan mendengar berita politik, tapi sebagai seorang yang tiap hari bergelut dengan dunia internet amatlah mustahil kalu saya sama sekali tidak bersinggungan dengan berita politik walaupun mungkin hanya dari judul, dan ketika saya membaca judul berita tentang di pancungnya seorang TKI kita di arab Saudi, mau tidak mau saya kembali membaca berita politik nasional. Semoga negri ini cepat berubah kearah yang lebih baik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s